Saleh Siknun, SE., Dorong Keterlibatan Ibu-ibu dalam UMKM dan Pengawasan Sosial Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 01:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saleh Siknun, SE., selaku pendiri JP2F mendorong agar program pemerintah seperti “makan bergizi” dan “makan gratis untuk pendamping pasien” dapat melibatkan UMKM lokal milik ibu-ibu.

Saleh Siknun, SE., selaku pendiri JP2F mendorong agar program pemerintah seperti “makan bergizi” dan “makan gratis untuk pendamping pasien” dapat melibatkan UMKM lokal milik ibu-ibu.

sultra.tagarutama.com, Fakfak – Dalam acara peringatan Hari Kartini yang dlaksanakan oleh Jaringan Perempuan Perubahan Fakfak (JP2F) Jumat (18/04/2025) di Gedung Koni, Dalam sambutannya Saleh Siknun, SE menggarisbawahi pentingnya peran ibu-ibu dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama di bidang UMKM dan pengawasan sosial anak-anak muda.

Sebagai pendiri Jaringan Perempuan Perubahan Fakfak (JP2F) Saleh Siknun menyebutkan bahwa saat ini pada pelaksanaan kegiatan peringatan hari Kartini terdapat beberapa stand yang dibuat ibu-ibu fakfak yang sudah aktif di sektor UMKM. Bahkan, sebagian besar pelaku usaha dalam kegiatan tersebut telah bersertifikasi UMKM.

“Hari ini ibu-ibu tampil luar biasa. Hampir semua stand UMKM yang hadir sudah bersertifikasi. Ini menandakan kesiapan mereka untuk menjadi mitra strategis pemerintah,” ungkapnya.

Baca Juga : JP2F Hadir, Saleh Siknun Gaungkan Peran Perempuan dalam Perubahan Fakfak

Ia juga mendorong agar program pemerintah seperti “makan bergizi” dan “makan gratis untuk pendamping pasien” dapat melibatkan UMKM lokal milik ibu-ibu.

Baca Juga :  Konsep 1 Kampung 1 Produk, Strategi Pengembangan Ekonomi Kampung Saharey

“Jangan lagi kita bergantung pada bahan dari luar. Pemerintah harus percaya dan memberi peluang pada ibu-ibu kita untuk menyuplai kebutuhan program-program ini,” tambahnya.

Di hadapan sejumlah kepala OPD yang hadir, Saleh berharap ada sinergi dan kolaborasi antara JP2F dan dinas-dinas terkait.

Baca Juga :  Syamsul Inay: Kolaborasi dengan Pemda Penting untuk Majukan Pendidikan Muhammadiyah

Selain ekonomi, perhatian juga diarahkan pada isu sosial anak-anak muda di Fakfak. Saleh mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena anak-anak nongkrong hingga larut malam di kawasan Jalan Baru, yang bisa memicu masalah putus sekolah.

“Kita butuh solusi nyata agar anak-anak kita tidak kehilangan masa depan hanya karena kurang pengawasan. JP2F juga siap menjadi garda terdepan untuk mengawasi dan mendampingi anak-anak di rumah,” jelasnya.

Di akhir acara, Saleh menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Daerah mendukung penuh kiprah JP2F sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan karakter masyarakat Fakfak. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel sultra.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru