Buyer Pala Asal Tiongkok Kunjungi Fakfak, Tertarik Kembangkan Investasi dan Bangun Pabrik Pengolahan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 05:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Pengusaha asing asal Tiongkok, Chang Tje, datang langsung ke

Kunjungan Pengusaha asing asal Tiongkok, Chang Tje, datang langsung ke "Kota Pala" Fakfak untuk meninjau secara langsung produktivitas Pala Tomandin.

sultra.tagarutama.com, Fakfak – Kabupaten Fakfak kembali menunjukkan potensinya sebagai sentra penghasil pala unggulan. Kali ini, seorang buyer (pembeli) pala asal Tiongkok, Chang Tje, datang langsung ke “Kota Pala” Fakfak untuk meninjau secara langsung produktivitas Pala Tomandin, yang dikenal memiliki aroma dan kualitas khas.

Kunjungan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pasar ekspor pala serta upaya menarik minat investasi dari luar negeri.

Dalam agenda kunjungannya, Chang Tje menyempatkan diri menelusuri beberapa titik kebun pala serta bertemu langsung dengan sejumlah pelaku usaha dan petani pala lokal. Hal ini dilakukannya guna memperoleh gambaran menyeluruh tentang kualitas, sistem budidaya, serta proses pengolahan pascapanen Pala Tomandin.

“Saat ini, produk Pala Tomandin dari Fakfak sangat diminati oleh pasar Tiongkok. Tapi yang paling penting adalah menjaga keaslian dan mutu produknya,” ujar Chang Tje saat berdiskusi dengan Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT.

Baca Juga :  Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Ia menekankan bahwa kualitas pala sangat menentukan harga jual. Dirinya bahkan menemukan di beberapa daerah, kualitas pala tercampur sehingga berdampak pada penurunan harga di pasar internasional.

“Kalau mutu tidak dijaga dan pala dicampur dengan kualitas rendah, maka harganya akan jatuh. Pemerintah daerah harus hadir untuk memastikan proses produksi dan pengemasan berjalan sesuai standar, agar pala Fakfak bisa bersaing secara global,” pesannya.

Baca Juga : Inisiatif Kelompok Tani Tomandin di Kampung Sum Disambut Dinas Perkebunan: Menuju Fakfak sebagai Sentra Pala Nasional

Chang Tje juga mengungkapkan rencananya untuk kembali ke Fakfak guna menindaklanjuti minat investasinya, termasuk peluang membangun fasilitas pengolahan pala di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ketua PBSI Fakfak Tutup Kejuaraan Badminton Bupati Cup ke-6: Junjung Sportivitas, Raih Prestasi untuk Fakfak

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan investor dari Tiongkok tersebut. Ia berharap langkah ini dapat membuka peluang kerja sama yang konkret antara buyer luar negeri dan petani lokal.

“Pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator. Kami berharap buyer bisa bertemu langsung dengan para pekebun pala dan membangun hubungan bisnis yang saling menguntungkan,” ujar Widhi.

Lebih jauh, Widhi juga berharap agar ke depan ada komitmen untuk mendirikan pabrik pengolahan pala di Kabupaten Fakfak. Menurutnya, hal ini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi produk pala lokal dan secara langsung meningkatkan kesejahteraan petani.

“Jika ada pabrik pengolahan di Fakfak, maka nilai ekonomi pala akan naik, pendapatan petani akan meningkat, dan tentu saja berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya. (TU.03)

Follow WhatsApp Channel sultra.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026
Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP
Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak
Pemkab Fakfak Gencarkan Sosialisasi Harga Pala, 72 Titik Usaha Dipasangi Pamflet Himbauan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:43 WIT

Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIT

Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu

Kamis, 30 April 2026 - 20:09 WIT

Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terbaru